Wednesday, February 22, 2012

Puncak Badai Matahari di 2013


Badai Matahari yang terpantau Senin (23/1/2012) pukul 10.50 WIB berhasil diantisipasi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif. Bagi Indonesia, fenomena alam ini tidak memberi pengaruh berarti. Badai Matahari ini diperkirakan akan mencapai ekstrem pada tahun 2013.
Hal ini dikemukakan Deputi Bidang Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Rabu (25/1/2012), di Jakarta.
Badai Matahari yang ditandai munculnya flare ini masuk skala menengah tinggi (M8-9), dengan indikator pancaran sinar-X yang mencapai 10 - 5 hingga 10 – 4 watt per meter persegi. Badai Matahari disebut mencapai skala sangat kuat (ekstrem) bila berskala 10 – 4 hingga 10 – 3 watt per m2.
Serbuan partikel proton ke Bumi diantisipasi dengan mengalihkan jalur penerbangan jarak jauh dari Amerika Serikat ke Asia dan sebaliknya yang melintasi kutub Utara.
Paparan partikel proton ini tidak berdampak bagi Bumi karena ada lapisan magnetosfer yang menahan partikel tersebut. Radiasi dari badai Matahari juga akan diserap lapisan ozon.
Badai Matahari antara lain pernah menimbulkan dampak pada tahun 1989 dan tahun 2000 bagi sistem kelistrikan di negara- negara di lintang tinggi dan dekat kutub, antara lain Kanada.

Pantauan di Indonesia
Partikel energetik proton mencapai Bumi Selasa (24/1) malam waktu Indonesia. Menurut Clara Yono Yatini, Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, badai Matahari telah memengaruhi komunikasi radio antarstasiun milik Lapan hingga terjadi blackout.
Kondisi geomagnet di Indonesia terpantau di tujuh stasiun Lapan, yaitu di Kototabang, Sumatera Barat; Tanjungsari, Jawa Barat; Pontianak, Kalimantan Barat; Biak, Papua; Manado, Sulawesi Utara; Parepare, Sulawesi Selatan; dan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hasil pantauan tidak menunjukkan gangguan berarti, kata Clara.
Thomas menjelaskan, flare ini merupakan yang pertama kali terpantau sejak Mei 2005. Kelas M yang mendekati kelas X, dampaknya akan kuat bila mengarah ke bumi.
Flare dari teropong di Bumi tampak berupa bintik hitam di permukaan Matahari dan akan meningkat menjadi letupan terang. Sinar-X yang terpancar dari letupan itu terekam pada satelit Geostationary Operational Environmental Satellite.
Flare diikuti lontaran massa dari korona Matahari. Yang menonjol adalah proton yang melesat dengan kecepatan 1.400 kilometer per detik.
Korona terdeteksi oleh wahana pemantau Matahari SOHO pada posisi antara Bumi dan Matahari berjarak 1.500.000 km dari Bumi (4 kali jarak Bumi-Bulan). "Partikel bermuatan dari Matahari itu tampak seperti hujan salju, berarti mengarah ke arah bumi," kata Thomas.
Anomali cuaca Matahari ini akan memengaruhi ionosfer. Lapisan ini digunakan untuk memantulkan gelombang pendek pada komunikasi radio. Komunikasi radio frekuensi HF akan terganggu, termasuk siaran radio luar negeri, seperti BBC, VOA, dan ABC. Navigasi berbasis satelit, seperti GPS, juga dapat terganggu akurasinya.
Badai Matahari berskala menengah tinggi ini berpotensi mengganggu operasional satelit, seperti satelit komunikasi. Bila gangguan tidak dapat diatasi oleh operator satelit, ada kemungkinan akan mengganggu telekomunikasi penggunaan telepon seluler, siaran TV, dan komunikasi data perbankan.
Namun, tidak benar radiasi dari Matahari itu akan berefek langsung bagi tubuh manusia. Juga tidak ada efek radiasi ketika berkomunikasi menggunakan telepon seluler. "Kalau ada berita itu hanya hoax," kata Thomas. Efek paparan proton hanya terjadi di wilayah kutub.

(dari berbagai sumber)

Wednesday, January 04, 2012

End 2011 - Start 2012 photos memories


SPHI: Sempetin makan siang di Botani
 SPHI: Makanlah yang menyatukan kita
SPHI: Training day @SPHI Kemang
 






SPHI: hari-hari kulineran (dari sekian banyak hari)








Karunia: hangouts with good friends


 Karunia: IK @home
Padang Pariaman: sawah depan rumah
 Padang Pariaman: Bergulat dengan pembuatan Rendang
 Padang Pariaman: si Amak - miss u
 Padang Pariaman: me with Eki
 Padang Pariaman: me and Dika







Padang Pariaman: Itik Lado Mudo yang super pedezz
Padang Pariaman: Lake Maninjau (from distance)







Padang Pariaman: Jam Gadang











Reuni SMP 56 @ Dapur Sunda







Reuni SMP 56 @ Dapur Sunda 2







 Family: Shirley, David and Mom


 Family: Me and Mom







Family: Christmas @Aryaduta - Ivan, Mom and Dika



 @Plaza Semanggi

Family: @Aryaduta






And many more... Thank you all for the great year...I'm sorry for my mistakes, thank you for your care and support. I hope we will have another great year in 2012. God bless you.



MERRY CHRISTMAS 25-12-2011
&
Happy New Year I-I-MMXII

Tuesday, September 20, 2011

My life, my new hobby, my new bike

Sudah cukup lama tidak menorehkan tulisan di blog ini setelah begitu banyak yang terjadi dalam kehidupanku. Setelah tulisan mengenai "tugas" ke Perth, banyak hal yang terjadi...pekerjaan yang tidak pernah habis, liburan ke Bali dengan saudara dan teman-teman, Summer Course, planning-planning, pergantian pemimpin, welcoming new students, puasa dan berlebaran di Padang, surutnya minat untuk melayani di Karunia serta hubungan antar keluarga, rekan kerja dan sahabat-sahabat yang juga mewarnai hidupku saat ini.

Tidak berhenti sampai disitu, saat ini aku ingin membangkitkan lagi hobby yang lama sempat terhenti yaitu bersepeda. Niatan sih untuk kesehatan karena saat ini sangat kurang berolahraga. Mau fitnes sudah malas, mau lari sore apalagi. Sepertinya kemungkinan yang besar untuk kembali berolahraga adalah melakukan hal yang menyenangkan saat olahraga. Bersepeda adalah hal yang menyenangkan buatku.

Setelah membulatkan tekad dan mencari informasi, akhirnya tanggal 18 September 2011 aku membeli sepeda merek Polygon Xtrada 5.0. Menurut beberapa sumber, sepeda ini cukup baik, harga cukup ekonomis dan prima dalam beraktivitas sepeda nanti. Dengan dibantu sahabat-sahabatku, akhirnya sepeda itu bisa sampai dirumah. Sekarang tinggal niatannya dilakukan karena akan percuma beli tetapi tidak dijalankan programnya. Rencananya sih setiap Selasa dan Kamis pulang kantor, aku sempetin bersepeda dan juga Sabtu pagi. Mudah-mudahan semua bisa berjalan baik ya.

Masih panjang kehidupanku, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Mari kita saling menopang dan mendukung satu sama lain untuk kebaikan kita bersama. Terima kasih dan sampai jumpa pada tulisan berikutnya. God bless you all.