This blog is about me - part of me actually - but, I hope u'r gonna find out a little bit more about me & my family, my friends, my job or my activities! Please, feel free to give comment, input or maybe just say 'hi'! For me, friend is like part of the family, so, dont hesitate to add me as u'r friend. Thank u, take care & God bless!
Saturday, August 18, 2012
Wednesday, August 08, 2012
Already in August...time flies...
Rasanya cepat sekali waktu berlalu..tiba-tiba sudah memasuki pertengahan Agustus 2012. Banyak hal yang sudah dilewati baik dalam kehidupan pribadi, masyarakat, pelayanan dan pekerjaan. Banyak keputusan-keputusan yang diambil yang bisa saja mempengaruhi masa depan. Tetapi yang pasti, Kasih Tuhanku selalu menaungiku melewati semua hal dalam hidup ini.
Beberapa hal yang mau aku sampaikan di cerita selanjutnya seperti liburanku di April dan Juni kemaren (Bali, Jogja, Singapore) dan kegiatan-kegiatan sehari-hariku. Jangan lupa selalu mampir-mampir ke blog ku ini ya.
Bagi sahabat-sahabat Muslim ku, selamat menunaikan Ibadah Puasa. Tuhan memberkati kalian semua.
Soo..selamat berkarya untuk hari ini, sukses selalu dan Tuhan memberkati. Cheers! (can be meaning for "a drinking toast", "goodbye", "cheerio" or "thanks")
Beberapa hal yang mau aku sampaikan di cerita selanjutnya seperti liburanku di April dan Juni kemaren (Bali, Jogja, Singapore) dan kegiatan-kegiatan sehari-hariku. Jangan lupa selalu mampir-mampir ke blog ku ini ya.
Bagi sahabat-sahabat Muslim ku, selamat menunaikan Ibadah Puasa. Tuhan memberkati kalian semua.
Soo..selamat berkarya untuk hari ini, sukses selalu dan Tuhan memberkati. Cheers! (can be meaning for "a drinking toast", "goodbye", "cheerio" or "thanks")
Wednesday, February 22, 2012
Puncak Badai Matahari di 2013
Badai Matahari yang terpantau Senin (23/1/2012) pukul 10.50 WIB berhasil diantisipasi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif. Bagi Indonesia, fenomena alam ini tidak memberi pengaruh berarti. Badai Matahari ini diperkirakan akan mencapai ekstrem pada tahun 2013.
Hal ini dikemukakan Deputi Bidang Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Rabu (25/1/2012), di Jakarta.
Badai Matahari yang ditandai munculnya flare ini masuk skala menengah tinggi (M8-9), dengan indikator pancaran sinar-X yang mencapai 10 - 5 hingga 10 – 4 watt per meter persegi. Badai Matahari disebut mencapai skala sangat kuat (ekstrem) bila berskala 10 – 4 hingga 10 – 3 watt per m2.
Serbuan partikel proton ke Bumi diantisipasi dengan mengalihkan jalur penerbangan jarak jauh dari Amerika Serikat ke Asia dan sebaliknya yang melintasi kutub Utara.
Paparan partikel proton ini tidak berdampak bagi Bumi karena ada lapisan magnetosfer yang menahan partikel tersebut. Radiasi dari badai Matahari juga akan diserap lapisan ozon.
Badai Matahari antara lain pernah menimbulkan dampak pada tahun 1989 dan tahun 2000 bagi sistem kelistrikan di negara- negara di lintang tinggi dan dekat kutub, antara lain Kanada.
Pantauan di Indonesia
Partikel energetik proton mencapai Bumi Selasa (24/1) malam waktu Indonesia. Menurut Clara Yono Yatini, Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan, badai Matahari telah memengaruhi komunikasi radio antarstasiun milik Lapan hingga terjadi blackout.
Kondisi geomagnet di Indonesia terpantau di tujuh stasiun Lapan, yaitu di Kototabang, Sumatera Barat; Tanjungsari, Jawa Barat; Pontianak, Kalimantan Barat; Biak, Papua; Manado, Sulawesi Utara; Parepare, Sulawesi Selatan; dan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hasil pantauan tidak menunjukkan gangguan berarti, kata Clara.
Thomas menjelaskan, flare ini merupakan yang pertama kali terpantau sejak Mei 2005. Kelas M yang mendekati kelas X, dampaknya akan kuat bila mengarah ke bumi.
Flare dari teropong di Bumi tampak berupa bintik hitam di permukaan Matahari dan akan meningkat menjadi letupan terang. Sinar-X yang terpancar dari letupan itu terekam pada satelit Geostationary Operational Environmental Satellite.
Flare diikuti lontaran massa dari korona Matahari. Yang menonjol adalah proton yang melesat dengan kecepatan 1.400 kilometer per detik.
Korona terdeteksi oleh wahana pemantau Matahari SOHO pada posisi antara Bumi dan Matahari berjarak 1.500.000 km dari Bumi (4 kali jarak Bumi-Bulan). "Partikel bermuatan dari Matahari itu tampak seperti hujan salju, berarti mengarah ke arah bumi," kata Thomas.
Anomali cuaca Matahari ini akan memengaruhi ionosfer. Lapisan ini digunakan untuk memantulkan gelombang pendek pada komunikasi radio. Komunikasi radio frekuensi HF akan terganggu, termasuk siaran radio luar negeri, seperti BBC, VOA, dan ABC. Navigasi berbasis satelit, seperti GPS, juga dapat terganggu akurasinya.
Badai Matahari berskala menengah tinggi ini berpotensi mengganggu operasional satelit, seperti satelit komunikasi. Bila gangguan tidak dapat diatasi oleh operator satelit, ada kemungkinan akan mengganggu telekomunikasi penggunaan telepon seluler, siaran TV, dan komunikasi data perbankan.
Namun, tidak benar radiasi dari Matahari itu akan berefek langsung bagi tubuh manusia. Juga tidak ada efek radiasi ketika berkomunikasi menggunakan telepon seluler. "Kalau ada berita itu hanya hoax," kata Thomas. Efek paparan proton hanya terjadi di wilayah kutub.
(dari berbagai sumber)
Wednesday, January 04, 2012
End 2011 - Start 2012 photos memories
SPHI: Sempetin makan siang di Botani
SPHI: Makanlah yang menyatukan kita
SPHI: Training day @SPHI Kemang
SPHI: hari-hari kulineran (dari sekian banyak hari)
Padang Pariaman: sawah depan rumah
Padang Pariaman: Bergulat dengan pembuatan Rendang
Padang Pariaman: si Amak - miss u
Padang Pariaman: me with Eki
Padang Pariaman: me and Dika
Reuni SMP 56 @ Dapur Sunda 2

Family: Shirley, David and Mom

Family: Me and Mom
Family: Christmas @Aryaduta - Ivan, Mom and Dika
@Plaza Semanggi
Family: @Aryaduta
And many more... Thank you all for the great year...I'm sorry for my mistakes, thank you for your care and support. I hope we will have another great year in 2012. God bless you.
Subscribe to:
Posts (Atom)




















